Pendidikan bagi seorang perempuan ibarat garam bagi sayuran.. Mengapa demikian ? Hal tersebut dikarenakan perempuan merupakan ujung tombak pembangunan peradaban. Perempuan merupakan sosok utama yang nantinya akan mendidik anak-anaknya agar menjadi generasi emas pembangun peradaban. Apabila perempuan tidak memperoleh pendidikan yang layak, bahkan mengalami diskriminasi dalam hal memperoleh pendidikan, lalu bagaimana mereka dapat mendidik anak-anaknya nanti hingga dapat menjadi emas di tumpukan jerami ?
Sayur tanpa garam akan terasa hambar. Perempuan tanpa pernah memperoleh pendidikan akan nampak "kosong". Anggapan bahwa perempuan tak perlu sekolah hingga perguruan tinggi karena hanya akan berakhir di dapur, merupakan anggapan yang kurang tepat. Anak-anak perlu seorang Ibu yang bukan hanya salihah, berakhlak mulia, namun juga cerdas. Pendidikan bagi seorang perempuan merupakan salah satu jalan agar perempuan nantinya dapat menjadi seorang ibu yang cerdas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar