Minggu, 17 April 2016

puisiku

Lagu cinta untuk-Mu

Dinginnya  tetesan air suci,
tenangkan jiwa dan ragaku
Dengannya, ku basuh diri ini
Tuk sejenak ku bebaskan diri dari hiruk pikuk dunia
Bersiap diriku tuk bersimpuh di hadapan-Mu
Ku ceritakan segala deritaku
Agar terbebas segala beban dari hidupku
Air mata mengalir deras di pipi
Saat ku ingat lagi salahku pada-Mu
Kini ku tundukkan kepala di hadapan-Mu
Memohon ampun pada-Mu, dan
Berharap hilang deritaku

Anak Kecil dan Ukulele itu...

Selepas Isya, gerimis kecil sisa hujan lebat sore itu masih mengguyur daerah tempat pemondokanku berada. Kala itu, Aku baru saja pulang d...