Bagi pelajar atau mahasiswa yang memiliki “hobi”
berorganisasi atau mengikuti berbagai kepanitiaan pasti sudah tak asing lagi
dengan “sesuatu” bernama rapat. Pagi rapat, sore rapat, malam pun rapat. Bahkan
ada yang rapat dari sore hingga fajar menyingsing. Luar biasa, bukan?
Aku sebenarnya merasa bingung karena beberapa rapat
organisasi atau kepanitiaan bisa berlangsung sangat lama. Padahal yang dibahas
toh hanya seputar program kerja organisasi atau acara yang akan diselenggarakan
panitia. Jika yang dibahas adalah masalah negara atau masalah ummat, tak apa
lah kalau rapat harus berlangsung sangat lama.
Aku terkadang merasa muak jika ada rapat yang
berlangsung dari sore hingga pagi. Itu bukan berarti Aku orang yang anti organisasi
atau anti kepanitiaan. Tapi, Aku sungguh tak suka jika harus mengikuti rapat
yang pembahasannya terlalu berlarut-larut. Terkadang hanya membahas satu
kalimat dalam suatu draft program kerja atau petunjuk pelaksanaan suatu acara
saja bisa berlangsung hingga 40 menit ! Bayangkan, empat puluh lima menit!
Padahal, apa artinya sebuah kalimat? Toh yang terpenting adalah konsep program
kerja dan acaranya memiliki kualitas bagus.
Sebagai pelajar atau mahasiswa tentu saja rapat yang
terlalu berlarut-larut sangat mengganggu kegiatan akademik. Adalah salah jika
ada yang berkata bahwa “rapat dilakukan sore hari, sedangkan kegiatan akademik
pada pagi hari”. Harus Ku katakan padamu, bahwa kegiatan akademik dalam artian
yang sesungguhnya (kegiatan belajar mengajar) memang berlangsung di pagi hari.
Namun, jika ada tugas atau laporan apakah kita harus mengerjakan di pagi hari
juga?
Terkadang Aku juga tak suka pada orang yang berkata
bahwa rapat itu sangat penting. Seberapa penting kah rapat jika yang dibahas
adalah masalah yang kurang penting, bahkan terkadang peserta rapat saling
berdebat mengenai hal yang kurang penting pula? Rapat di organisasi atau
kepanitiaan terkadang juga isinya adalah peserta rapat yang mencari kesalahan
peserta lain, namun tak mau memberikan solusi. Seharusnya, peserta rapat
membahas solusi dari suatu masalh, bukan mencari-cari kesalahan yang belum
tentu ada.
Rapat memang terkadang penting, namun akademik juga
penting. Jika ada yang bilang jangan terlalu “Academic oriented”, teriakkan
saja padanya: “bukankah orang tua kita membayar sekolah/kuliah kita agar kita
belajar dengan baik?”. Yaa, orang tua kita mempercayakan uangnya digunakan oleh
anak-anaknya agar mereka belajar dengan baik, bukan untuk mengikuti rapat-rapat
yang berlarut-larut.. Bukan, bukan karena Aku tak suka rapat, namun Aku tak
suka rapat yang berlarut-larut. Kapan Aku bisa belajar, mengerjakan tugas, atau
mengerjakan laporan jika setiap hari harus Ku ikuti rapat dari sore hingga
pagi?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar